Rabu, 30 November 2011

ETIKA DAN KEAMANAN SISTEM INFORMASI


Etika dalam Sistem Informasi
 Etika : kepercayaan tentang hal yang benar dan
salah atau yang baik dan yang tidak
 Etika dalam SI dibahas pertama kali oleh
Richard Mason (1986), yang mencakup PAPA:
1. Privasi
2. Akurasi
3. Properti
4. AksesEtika dalam Sistem Informasi
 PRIVASI menyangkut hak individu untuk
mempertahankan informasi pribadi dari
pengaksesan oleh orang lain yang memang tidak
diberi izin untuk melakukannya
 Kasus:
◦ Junk mail
◦ Manajer pemasaran mengamati e-mail bawahannya
◦ Penjualan data akademisEtika dalam Sistem Informasi
 AKURASI terhadap informasi merupakan
faktor yang harus dipenuhi oleh sebuah sistem
informasi
 Ketidakakurasian informasi dapat menimbulkan
hal yang menggangu, merugikan, dan bahkan
membahayakan.
 Kasus:
◦ Terhapusnya nomor keamanan sosial yang dialami
oleh Edna Rismeller (Alter, 2002, hal. 292)
◦ Kasus kesalahan pendeteksi misil Amerika SerikatEtika dalam Sistem Informasi
 Perlindungan terhadap hak PROPERTI
yang sedang digalakkan saat ini yaitu yang
dikenal dengan sebutan HAKI (hak atas
kekayaan intelektual).
 HAKI biasa diatur melalui hak cipta
(copyright), paten, dan rahasia perdagangan
(trade secret).Etika dalam Sistem Informasi
 Hak cipta adalah hak yang dijamin oleh
kekuatan hukum yang melarang
penduplikasian kekayaan intelektual tanpa
seizin pemegangnya
 Hak seperti ini mudah untuk didapatkan
dan diberikan kepada pemegangnya
selama masa hidup penciptanya plus 70
tahun.Etika dalam Sistem Informasi
 Paten merupakan bentuk perlindungan
terhadap kekayaan intelektual yang paling
sulit didapatkan karena hanya akan
diberikan pada penemuan-penemuan
inovatif dan sangat berguna. Hukum paten
memberikan perlindungan selama 20
tahun.Etika dalam Sistem Informasi
 Hukum rahasia perdagangan melindungi
kekayaan intelektual melalui lisensi atau
kontrak.
 Pada lisensi perangkat lunak, seseorang yang
menandatangani kontrak menyetujui untuk
tidak menyalin perangkat lunak tersebut untuk
diserahkan pada orang lain atau dijual.Etika dalam Sistem Informasi
 Berkaitan dengan dengan kekayaan
intelektual, banyak masalah yang belum
terpecahkan (Zwass, 1998); Antara lain:
• Pada level bagaimana informasi dapat dianggap
sebagai properti?
• Apa yang harus membedakan antara satu
produk dengan produk lain?
• Akankah pekerjaan yang dihasilkan oleh
komputer memiliki manusia penciptanya? Jika
tidak, lalu hak properti apa yang dilindunginya?Etika dalam Sistem Informasi
 Fokus dari masalah AKSES adalah pada penyediaan
akses untuk semua kalangan
 Teknologi informasi diharapkan malah tidak
menjadi halangan dalam melakukan pengaksesan
terhadap informasi bagi kelompok orang tertentu,
tetapi justru untuk mendukung pengaksesan untuk
semua pihakKeamanan Sistem Informasi
 Keamanan merupakan faktor penting yang
perlu diperhatikan dalam pengoperasian
sistem informasi
 Tujuannya adalah untuk mencegah
ancaman terhadap sistem serta untuk
mendeteksi dan membetulkan akibat
segala kerusakan sistem.Keamanan Sistem Informasi
 Ancaman terhadap sistem informasi dapat
dibagi menjadi dua macam: ancaman aktif
dan ancaman pasif
 Ancaman aktif mencakup kecurangan
dan kejahatan terhadap komputer
 Ancaman pasif mencakup kegagalan
sistem, kesalahan manusia, dan bencana
alamKeamanan Sistem Informasi
.
Macam Ancaman Contoh
Bencana alam dan
politik
Gempa bumi, banjir, kebakaran, perang
Kesalahan manusia •Kesalahan pemasukan data, Kesalahan
penghapusan data, Kesalahan operator (salah
memberi label pada pita magnetik)
Kegagalan perangkat
lunak dan perangkat
keras
Gangguan listrik, Kegagalan  peralatan
Kegagalan fungsi perangkat lunak
Kecurangan dan
kejahatan komputer
•Penyelewengan aktivitas, Penyalahgunaan
kartu kredit,Sabotase,Pengaksesan oleh
orang yang tidak berhak
Program yang jahat/usil Virus, cacing, bom waktu, dllKeamanan Sistem Informasi
 Metode yang umum digunakan oleh
orang dalam melakukan penetrasi
terhadap sistem berbasis komputer ada
6 macam (Bodnar dan Hopwood, 1993),
yaitu
1. Pemanipulasian masukan
2. Penggantian program
3. Penggantian berkas secara langsung
4. Pencurian data
5. Sabotase
6. Penyalahgunaan dan pencurian sumber daya komputasi.Keamanan Sistem Informasi
 Berbagai teknik yang digunakan untuk melakukan
hacking :
◦ Denial of Service
Teknik ini dilaksanakan dengan cara membuat permintaan
yang sangat banyak terhadap suatu situs sehingga sistem
menjadi macet dan kemudian dengan mencari kelemahan
pada sistem si pelaku melakukan serangan terhadap
sistem.
◦ Sniffer
Teknik ini diimplementasikan dengan membuat program yang
dapat melacak paket data seseorang ketika paket tersebut
melintasi Internet, menangkap password atau menangkap isinya.
◦ Spoofing
Melakukan pemalsuan alamat e-mail atau Web dengan tujuan
untuk menjebak pemakai agar memasukkan informasi yang
penting seperti password atau nomor kartu kreditKeamanan Sistem Informasi
 Penggunaan Kode yang Jahat:
1. Virus
2. Cacing (worm)
3. Bom waktu
4. Kuda TrojanTerima Kasih dan Selamat Belajar

Penulis: djoediwa ~ Berbagi Info dan Tips Blogging

Artikel ETIKA DAN KEAMANAN SISTEM INFORMASI ini dipublish oleh djoediwa pada hari Rabu, 30 November 2011. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini.

:: Get this widget ! ::

Tidak ada komentar:

Posting Komentar